Meriahkan HPSN 2021, GenBI UTU ikut Bersihkan Pantai Batu Putih, Meulaboh
  • UTU News
  • 28. 02. 2021
  • 0
  • 406

MEULABOH - UTU | Komunitas Generasi Baru Indonesia (GenBI) Aceh komisariat Universitas Teuku Umar (GenBI UTU) ikut berpartisipasi dalam kegiatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) yang dilaksanakan di pantai batu putih, desa pasi ujong kalak, Aceh Barat, Sabtu (27/2/2021).

Kegiatan yang bertema "Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional" ini diikuti oleh seluruh Anggota GenBI Aceh komisariat Universitas Teuku Umar,baik itu yang berada diluar provinsi Aceh maupun di aceh.

Meskipun dalam pandemi ini  anggota GenBI Aceh yang dibantu oleh anggota lainnya seperti Dinas Lingkungan hidup, Mifa Bersaudara, GPL, Efa skay hotel RRI, UKM PK UTU, Forum Anak Aceh Barat, Trip tipis tipis, Agam Inong Aceh barat, Minion Meulaboh dalam progres melestarikan lingkungan supaya bersih dan juga terjaga.

Sedangkan untuk Anggota Genbi di luar provinsi Aceh, juga ikut serta program dalam melakukan kegiatan bersih sampah ini guna mengikuti hari bersih sedunia lingkungan serta menjaga solidaritas dan kekompakan Genbi Aceh 2020/2021 .

Kegiatan ini merupakan sebuah program aksi sosial tahunan yang bertujuan untuk memerangi masalah sampah. Dengan diadakannya hari peduli sampah ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran tentang krisis sampah yang salah kelola dengan memobilisasi semua lapisan masyarakat untuk berpartisipasi dalam aksi pembersihan. Semua elemen masyarakat baik individu, pemerintah, perusahaan dan organisasi didorong untuk mengambil bagian dalam pembersihan.

"Tidak hanya membersihkan pantai diharapkan kegiatan ini dapat memberika dampak positif bagi lingkungan dan dapat mengurangi jumlah sampah" Ujar Fajar Oza Pratama selaku leader GPL aceh barat.

Suci Annisa selaku Ketua Umum GenBI Aceh Komisariat UTU Periode 2020/2021, mengatakan "Kegiatan ini sangat besar manfaatnya bagi lingkungan dan juga untuk masyarakat, dengan memperkuat partisipasi seluruh masyarakat dalam upaya menjadikan sampah sebagai bahan yang ramah lingkungan melalui gerakan memilah sampah yang kemudian didaur ulang dan menghasilkan sesuatu yang bernilai ekonomis”. Tutup Suci Annisa (Aduwina Pakeh)

Komentar :

Lainnya :