Detasering HKI UTU Diskusikan Mengenai Merek dan PVT
  • UPT_TIK
  • 19. 11. 2020
  • 0
  • 148

MEULABOH, UTU – Pelaksanaan kegiatan detasering Hak Kekakyaan Intelektual-Universitas Teuku Umar (HKI-UTU), yang berlanjut, Selasa 17 November 2020, membahas mengenai merek dan Perlindungan Varietas Tanaman (PVT), dengan detaser Syafii, ST, MT.,P.hD dari Universitas Andalas (Unand). Kegiatan dipandu oleh Koordinator Pusat HKI-UTU, Mirdha Fahlevi, SI, SE.,M.S.M

Syafii menjelaskan, perlindungan varietas tanaman (PVT) sangat perlu dilakukan oleh Sivitas Akademika UTU. Peningkatan jumlah PVT sangat bermanfaat dalam rangka meningkatkan peran UTU sebagai sumber inspirasi dan referensi di bidang agro and marine industri. Syarat PVT yang bisa dilindungi adalah bersifat baru, unik, seragam dan stabil. Varietas tanaman yang didaftarkan dapat bersumber dari berbagai hasil penelitian para dosen dan sevitas akademika.

Dalam kesempatan itu, Syafii juga menjelaskan tentang merek. Merek merupakan tanda yang dapat ditampilkan secara grafis berupa gambar, logo, nama, kata, huruf, angka, susunan warna, dalam bentuk dua demensi dan/atau tiga dimensi, suara, hologram atau kombinasi dari dua atau lebih unsur tersebut untuk membedakan barang dan/atau jasa yang diproduksi oleh orang atau badan hukum dalam kegiatan perdagangan barang dan/atau jasa.

Pemakaian merek berfungsi sebagai tanda pengenal untuk membedakan hasil produksi yang dihasilkan seseorang atau beberapa orang secara bersama-sama atau badan hukum dengan produksi orang lain atau badan hukum lainnya, alat promosi sehingga mempromosikan hasil produksinya cukup dengan menyebut mereknya, jaminan atas mutu barangnya, penunjuk asal barang/jasa dihasilkan.

Pendaftaran merek berfungsi sebagai alat bukti bagi pemilik yang berhak atas merek yang didaftarkan, dasar penolakan terhadap merek yang sama keseluruhan atau sama pada pokoknya yang dimohonkan pendaftaran oleh orang lain untuk barang/jasa sejenisnya, dasar untuk mencegah orang lain memakai merek yang sama keseluruhan atau sama pada pokoknya dalam peredaran untuk barang/jasa sejenisnya. (***)

Lainnya :