• Green Metric
  • 15. 11. 2019
  • 77
 
   

Example of Organic Waste Treatment (Universitas  Teuku Umar, Meulaboh)

Sampah organik dikumpulkan dari tempat pengumpulan sampah yang ada di berbagai Fakultas oleh petugas kebersihan UTU. Pengolahan sampah organik pada UniversitasTeuku Umar dilaksanakan oleh tim UF (University Farm) UTU. UF adalah tempat pengembangan tanaman pertanian yang memiliki luas areal 21,5 Ha. Sejak tahun 2016 telah dilakukan pengembangan kebun seluas 9,4 Ha yang terdiridari 6 Ha Kebun Pisang dan tanaman padi serta 3,4 Ha ditanami tanaman mangga, jambu biji, dan nenas. Selain tempat pengembangan tanaman petanian, UF jug melaksanakan proses pengomposan yang berasal dari sampah organik. Dimulai dari koordinir pengumpulan sampah, proses pengomposan hingga pengemasan hasil kompos.

Proses pencacah sampah organik seperti daun kering, ranting dari tanaman-tanaman baik dari kebun pisang maupun pohon atau tanaman di area kampus UTU dengan menggunakan mesin pencacah. Adapun input pertanian seperti pupuk organik diproduksi oleh rumah kompos yang ada di UF. Sumber pupuk organik yang diproduksi oleh rumah kompos berasal dari biomasa tanaman pisang dan sampah organik seperti daun dan ranting pohon yang jatuh yang ada di sekitar lingkungan UTU. Sedangkan alat-alat pengolahan sampah organik yang tersedia dirumah kompos yaitu mesin pencacah, penghalus bahan organic, bak pengomposan. Hasil daripada sampah organik tersebut adalah kompos yang telah dikemas dan siap gunakan. Hasil pengposan yakni pupuk kompos dipergunakan kembali untuk budidaya kebun tanaman di kebun UTU dan juga dipakai oleh para dosen di UTU. Selain itu, hasil pupuk ini juga ada yang membeli seperti masyarakat dan dari Dinas Pertanian.